Langsung ke konten utama

PERSAHABATAN

By : K. Gibran

Sahabat adalah kebutuhan jiwa yang mendapat imbangan
Dialah ladang hati, yang dengan kasih kau taburi
Dan kau pungut buahnya penuh rasa terima kasih
Dialah naungan sejuk keteduhanmu,
Sebuah pendiangan demi kehangatan sukmamu
Karena kamu menghampirinya di kala hati gersang kelaparan
Dan mencarinya di kala jiwa membutuhkan kedamaian.




Dalam rangkuman persahabatan, tanpa kata, segala pikiran, harapan dan keinginan, dicetuskan bersama dan didukung bersama,
Dengan sukacita yang utuh
Pun tiada disimpan

Janganlah ada tujuan lain dari persahabatan,
Kecuali saling memperkaya kejiwaan
Sebab kasih yang mengandung pamrih, di luar misterinya sendiri
Bukanlah kasih,
Namun jaring yang ditebarkan, hanya akan menangkap yang tiada diharapkan.

Persembahkanlah yang terindah demi persahabatan;
Jika dia harus tahu musim surutmu,
Biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.
Sebab, siapakah sahabat itu, hingga kau hanya mendekatinya untuk sekedar akan membunuh waktu ?
Carilah ia, untuk bersama :
Menghidupkan sang waktu !!
Sebab, dialah orangnya untuk mengisi kekuranganmu,
Bukan untuk mengisi keisenganmu.

Dan dalam kemanisan persahabatan, biarkanlah ada tawa kegirangan, berbagi duka dan kesenangan,
Sebab dari titik=titik kecil embun pagi,
Hati manusia menghirup fajar pagi
Dan menemukan gairah segar kehidupan


Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pos populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…