Langsung ke konten utama

Ternyata Aku Tidak Sendiri, Aih Senangnya

suasana baru... semangat baru... semoga.
blogku yang lama sudah resmi aku tinggal sebenarnya, meski masih suka juga ditengok... ada beberapa tulisan yang masih dipikirkan, mau diboyong juga apa nggak ya kesini...
http://ade-anita.blogdrive.com  
kemarin... hari ahad, 23 november 2008 adalah hari yang amat membahagiakan. bayangkan, kemarin ada acara reuni akbar sma 8 jakarta.... dalam rangka ulang tahun sma 8 ke 50 tahun...

waaaahh... subhanallah... senangnya.. bertemu dengan teman-teman lama yang mm... sudah 18 tahun tidak pernah bertemu... tuh.. kebayang kan gimana senangnya... sayangnya, aku rada-rada saltum... hehehe... dress codenya kan, bawahan jeans, atasan item.... nah.. berhubung aku pake jilbab lebar, jadi aku pikir, atasanku nggak bakalan keliatan, jadi.. aku ambil bawahannya aja, jeans... aku pake gamis dari bahan jeans.. eh.. nggak tahunya teman-teman justru berpikir kebalikan, mereka lebih banyak yang melihat untuk ambil atasannya, hitam... .... jadi ya.. rada-rada malu juga sih... tapi gpp deh... aku senang banget ketemu sama mereka.....

hmmm... sebenarnya ada satu lagi yang bikin senang... ini agak-agak bersifat pribadi alasannya. yaitu, senang saja karena ternyata setelah 18 tahun lepas dari bangku sma, bukan cuma aku yang dikaruniai tubuh gemuk... hehehe... tapi.. hampir sebagian besar teman-teman juga punya karunia yang sama.... hehehe... agak-agak narcis dan egois berat ya alasannya.... tapi begitulah.... biasanya, kalau ketemu sama teman-teman sesama ibu-ibu atau tetangga, mereka selalu komentar betapa gemuknya aku dengan wajah penuh rasa kasihan.... (uuuhhhh, sebel). tapi begitu ketemu teman-teman sma kemarin... komentar mereka ekspressinya sama... "ade, elu berubah banget sekarang, dulu lu kurussss banget, kok sekarang bisa gede gini", sambil cekikikan.... hehehe... kali ini sama sekali aku nda tersinggung atau sebal, soalnya, setidaknya mereka tahu bahwa dulu aku emang nda segede gini.... hihihi....

boleh percaya boleh tidak... dulu, aku waktu sma pernah pingin gemuk banget... sampai akhirnya minum jamu mpe tonteng (kalau nggak salah ini deh namanya) yang bisa bikin gemuk... nah sekarang... pingin ngurusin badan tuh susahnya minta ampun.... hehehe... susah juga ya kalau banyak maunya....

anyway... aku lagi senang-senangnya nengok facebook.... asyik aja baca komentar teman-teman lama... liat poto-poto mereka, baik yang baru maupun yang lama.... oke.. segitu dulu deh cuap-cuapnya... masih banyak ketikan.

Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Postingan populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…